Selangkah Lagi RKUHP Disahkan Jadi Undang-Undang, Protes Rakyat Tak Didengarkan

pikiran-rakyat | 25/11/2022

news

Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) hanya tinggal selangkah lagi menuju pengesahan, meski masih menuai banyak pertentangan.

Meski teriakan ketidaksetujuan banyak digaungkan rakyat, Pemerintah tampaknya abai dan terus bergerak maju memproses agar RKUHP segera disahkan menjadi Undang-Undang.

Hal itu terlihat saat Komisi III DPR bersama pemerintah yang diwakili Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej menyetujui RKUHP pada Kamis, 24 November 2022 kemarin.

Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan selanjutnya untuk disahkan menjadi Undang-Undang pada sidang paripurna DPR RI terdekat.

“Hadirin yang kami hormati kami meminta persetujuan kepada anggota Komisi III dan pemerintah, apakah naskah RUU tentang KUHP dapat dilanjutkan pada pembahasan tingkat kedua, yaitu pengambilan keputusan atas RUU tentang KUHP yang akan dijadwalkan pada rapat paripurna DPR RI terdekat. Apakah dapat disetujui?,” tutur Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir yang memimpin jalannya rapat kerja di Jakarta.

Pertanyaan itu kemudian dijawab setuju oleh seluruh anggota Komisi III DPR yang hadir.

Untuk lebih mempertegas persetujuan mengenai pengesahan RKUHP tingkat I, Adies Kadir pun meminta seluruh perwakilan fraksi dan Wamenkumham menandatangani naskah RKUHP yang disepakati tersebut.

Baca Juga: Subdit PJR Polda Metro Jaya Tangkap Buronan Bareskrim Polri

Sebelum kesepakatan dibuat, seluruh fraksi di Komisi III DPR juga menyampaikan pandangan mini-fraksinya terlebih dahulu.

Baca Lebih lengkap di pikiran-rakyat